Jagung Tongkol 4-Mitra HCS Blitar





Alhamdullilah. Sebelumnya perkenalkan, saya Adalah Bamabang dari Ds. Ponggok-Blitar. saya berangkat sebagai peternak ayam petelur. Kami mengawali waktu itu masih sangat sedikit yaitu 150 ekor ayam petelur.
Berkat jerih payah saya dan istri kini ayam kami sudah ribuan ekor. Semua ini tak lepas juga pembelajaran dan proses yang selama ini kami jalani.
Karena semua ini tidak terjadi dengan tiba-tiba, tapi juga karena dorongan dan semangat yang kami impikan selama ini. Mulai dari sharing antar teman petenak, penjual pakan ternak sampe terakhir saya bertemu dengan komunitas yang luar biasa ini yang memang mengadakan Pembelajaran Ilmu Ternak secara rutin dan berkelanjutan (baik ilmunya maupun konsultasi).
 Ternyata bukan ternak saja yang dipelajarkan, tapi juga ilmu pertanian. Dari situlah hati kami tergerak juga untuk mendalami ilmu tani. Dengan harapan suatu saat nanti kami juga punya lahan untuk pertanian juga. Jadi tidak hanya olah ternak saja.
Alhamdulillah semua atas berkat Alloh SWT. Dari perkembangan ternak kami bisa mengembangkan lagi untuk membeli sawah, dan singkat cerita, karena kami sudah mempelajari bagaimana bertani tanpa beli pupuk, tanpa beli obat hama (karena disini ada pembelajaran cara buat pupuk dan obat hama).
Akhirnya Kami memberanikan diri nyemplung sawah karena ilmu yang sudah kami dapatkan dari pembeajaran bersama “Team Hcs Jombang Gus-Dur” kami semakin Percaya diri. Jika salah toh juga ada yang di mintai konsultasi. Kami memulai untuk tanam jagung.
Perlakuan tanah yang kami lakukan sedikit berbeda dengan yang lain. Sengaja kami beri mulsa agar kami nanti juga mudah untuk tanam tumpang-sari. Selanjutnya kami beri Pupuk Padat buatan saya sendiri (caranya ada di Pelatihan), saya olah sampai benar-benar merata. Kemudian saya Gulut dan saya beri mulasa.
Kemudian saya tunggu beberapa hari agar tanah benar-benar siap. Setelah itu barulah benih jagung saya icir (sebelumnya ada perlakuan khusus untuk benih yang mau saya tanam-caranya ada di pelatihan. Selanjutnya tinggal perawatan dengan Pemberian Nutrisi yang cukup dan pengendalian Hama. Untuk pembuatan nutrisi (N-P-K) dan obat pengendali hama kami buat sendiri dari bahan alami. Dan semua itu sudah di rangkum oleh Team Hcs Jombang dan di jadikan sebuah materi.
Tibalah sekarang waktunya panen. Dan ternyata Luar biasa, di luar dugaan saya. Karena saya baru ini bercocok tanam. Subhanlloh jagung saya bisa keluar dengan tongkol 3-4. Dan saya berani memastikan saya tidak satu sendok pun menggunakan pupukk kimia. Bisa dibayangkan saya bisa mendapatkan minimla 3 kali lipat dari petani Tradisional. Bisa di bayangkan??..
Inilah yang menjadikan keyakinan saya, bersama dengan Team HCS Jombang Gus-Dur kita mampu mewujudkan SWASEMBADA pangan. Dan sudah saatnya kita untuk berubah dan merubah yang lebih baik. Dan saya memilih  disinah solusinya.
By: aLy “wono’s”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar